Champs-Élysées

Lagu Champs-Élysées atau dibaca Syang Zelije ini pertama kali saya dengar saat menonton variety show Running Man. Iramanya yang syahdu dan nyaman di telinga cepat menyerap ke dalam ingatan saya. Hari ini, ketika saya sedang menikmati makan siang di Nanny’s Pavillon Central Park Mall, lagu ini menjadi backsound menemani para pengunjung yang tengah bersantap siang. Mendengar lagu ini lagi berhasil membuat saya penasaran dan mencoba googling hingga menemukan lirik dan sedikit ulasan mengenai Lapangan Elysium ini.

Champs-Élysées dinyanyikan oleh Joe Dassin, seorang penyanyi asal Perancis pada tahun 1979 (CMIIW). (Pantas saja, para “tetua” di Running Man hafal sekali dengan lagu ini). 

Lagu ini mengisahkan seorang pria yang tengah mencari kekasih dan bertemu dengan pujaan hatinya di Champs-Élysées. Champs-Élysées sendiri adalah sebuah kawasan elit dan bersejarah di Paris. Salah satu lirik yang saya sukai dari lagu tersebut adalah Yesterday night we were strangers/ And this morning on the avenue/ We’re a couple of lovers, in a complete daze…” (Cocok jadi lagu pernikahan, sudah saya catat untuk dinyanyikan di hari besar saya hehe…)

 



Lirik lagu dan terjemahan

Sumber: Lyric Translate 

Les Champs-Elysées

Je me baladais sur l’avenue
Le coeur ouvert à l’inconnu
J’avais envie de dire bonjour
À n’importe qui
N’importe qui ce fut toi
Je t’ai dit n’importe quoi
Il suffisait de te parler
Pour t’apprivoiser

Aux Champs-Élysées

Aux Champs-Élysées
Au soleil, sous la pluie
À midi ou à minuit
Il y a tout ce que vous voulez
Aux Champs-Élysées

Tu m’as dit : “J’ai rendez-vous

Dans un sous-sol avec des fous
Qui vivent la guitare à la main
Du soir au matin”
Alors je t’ai accompagnée
On a chanté, on a dansé
Et l’on n’a même pas pensé
À s’embrasser

Aux Champs-Élysées

Aux Champs-Élysées
Au soleil, sous la pluie
À midi ou à minuit
Il y a tout ce que vous voulez
Aux Champs-Élysées

Hier soir deux inconnus

Et ce matin sur l’avenue
Deux amoureux tout étourdis
Par la longue nuit
Et de l’Étoile à la Concorde
Un orchestre à mille cordes
Tous les oiseaux du point du jour
Chantent l’amour

Aux Champs-Élysées

Aux Champs-Élysées
Au soleil, sous la pluie
À midi ou à minuit
Il y a tout ce que vous voulez
Aux Champs-Élysées

Aux Champs-Élysées

Aux Champs-Élysées
Au soleil, sous la pluie
À midi ou à minuit
Il y a tout ce que vous voulez
Aux Champs-Élysées

Untuk terjemahan bahsa Inggrisnya, di dalam web tersebut ada 3 versi, tapi karena saya suka versi yang kedua, maka ini yang saya kutip di sini.


The Champs-Elysees #2

I was walking around the avenue
With my heart open to the unknown
I was feeling like saying hello
To anyone
And ‘anyone’ was you
I told you some random stuff
And talking with you was enough
To soften you

On the Champs-Élysées

On the Champs-Élysées
In the sun or under the rain
At noon or at midnight
There’s all you may want
On the Champs-Élysées

You told me, “I’m meeting

Some crazy guys in a basement
Who live with a guitar in their hands
All night long”
So I came with you
We sung, we danced
And we didn’t even think
About kissing

On the Champs-Élysées

On the Champs-Élysées
In the sun or under the rain
At noon or at midnight
There’s all you may want
On the Champs-Élysées

Yesterday night we were strangers

And this morning on the avenue
We’re a couple of lovers, in a complete daze
Because of that long night
And from Etoile square to Concorde square*
Like a 1000-string orchestra
All the dawn birds
Sing love

On the Champs-Élysées

On the Champs-Élysées
In the sun or under the rain
At noon or at midnight
There’s all you may want
On the Champs-Élysées

On the Champs-Élysées

On the Champs-Élysées
In the sun or under the rain
At noon or at midnight
There’s all you may want
On the Champs-Élysées

So, bagaimana menurut teman-teman mengenai lirik lagunya? So sweet kan? Bagi tokoh dalam lagu ini, Champs-Élysées adalah tempat sejuta kenangan karena ia bisa menemukan belahan jiwanya dan bersatu. Champs-Élysées asalah saksi bisu atas kenangan kisah-kasih mereka.

Nah, sekarang saya akan melanjutkan dengan sedikit ulasan mengenai deskripsi dan sejarah Champs-Élysées.

Champ Elysees dilihat dari bagian barat Place de La Concorde
Champ Elysees dilihat dari Arc de Triomphe

Champs-Élysées masa kini dikenal sebagai salah satu daerah elit Paris yang banyak berisikan bioskop, kafe, dan toko-toko eksklusif mewah di sisi jalannya. Jalan ini adalah salah satu jalan terkenal di dunia dan memiliki nilai tanah yang sangat tinggi, nilai sewanya saja mencapai $ 1,25 juta per tahun dan menjadi tempat real estat termahal kedua setelah Fifth Avenue di New York City. Champs-Élysées yang berarti Lapangan Elysium atau kerajaan kematian dalam mitologi Yunani ini terkenal dengan julukan “Jalan Terindah di dunia”. 

Di masa lampau, Champs-Élysées aslinya adalah lapangan biasa dengan taman yang memiliki pasar. Namun, pada tahun 1616, Marie de Medici memutuskan ingin memperpanjang poros jalan Tuileries Garden dengan menanam banyak pohon di sepanjang jalannya. Area ini terus berkembang hingga pada abad ke-18, Champs-Élysées menjadi sebuah jalan yang sangat modis dan cantik, yang kemudian terus bertumbuh menjadi kawasan elit serta sangat dijaga nilai estetikanya oleh pemerintah Perancis.

Pedestrian di bagian utara Champ Elysees

 Berikut adalah 10 fakta tentang Champs-Élysées:

1. Champs-Élysées adalah salah satu jalan terindah, termewah, dan termahal di dunia.

2. Champs-Élysées menyerupai tipe arsitektur boulevard Haussman di Second Empire and Third Republic dan ada pengaruh Baroko dalam arsitektur regularnya.

3. Perumahan di Champs-Élysées memiliki nilai sewa yang sangat tinggi, sekitar €1.1 million (US$1.5 million) per 1,100 kaki persegi (92.9 meter persegi).

4. Champs-Élysées tetap menjadi tempat real estat termahal kedua di Eropa setelah London’s Bond Street.

5. Pada akhir abad ke-18, hutan kecil yang ditanam di kedua sisi jalan dibentuk menjadi persegi panjang (cabinets de verdure).

6. Jalan yang memiliki panjang 1.25 mil melintasi 8 distrik di wilayah barat daya Paris, dari Place de la Concorde di bagian timur, dengan Obelisk of Luxor to the Place Charles de Gaulle di bagian barat lokasi Arc de Triomphe.

7. Dikelilingi oleh kehijauan alam Carré Marigny, Théâtre Marigny dan the Grand Palais, yang merupakan salah satu tujuan utama turis di Paris. Sekaligus juga membentuk poros bersejarah.

8. Sejak tahun 1975, Champs-Élysées menjadi bagian penutup dalam tujuan wisata Tour de France. Biasanya, ada sekumpulan pengendara motor yang membentuk 6-8 sirkuit dan lalu lalang di sepanjang jalan Champs-Élysées, diikuti dengan upacara penghargaan.

9. Setiap tahun pada hari Bastil, ada parade militer terbesar di Eropa yang melewati Champs-Élysées, disaksikan oleh sang presiden. 

10. Awalnya, pihak otoritas Paris menentang trend pendirian pusat perbelanjaan di sana, maka dari itu, mereka memutuskan untuk melarang jaringan pakaian Swedia H&M membuka cabangnya di Champs-Élysées pada tahun 2007. Kini, daerah tersebut sudah memiliki beberapa toko-toko pakaian ternama seperti Gap, Sephora, Abercrombie & Fitch, Adidas dan bahkan H&M.

Bagaimana, ada yang berminat mengunjungi Syang Zelije? 😉


Photo credit: http://www.parisinfrance.co.uk

  

Sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Champs-%C3%89lys%C3%A9es

http://en.wikipedia.org/wiki/Champs-%C3%89lys%C3%A9es

http://www.mastersoftrivia.com/blog/2011/06/10-things-you-did-not-know-about-the-champs-elysees/

 

Advertisements

2 thoughts on “Champs-Élysées

Thank you for reading! Feel free to put your comment below

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s