10 Steps Korean Skincare Routine, Perlukah?

Hai semua…

Pada artikel kali ini, saya ingin membahas tentang tren K-beauty yang juga tengah menjamur di Indonesia. As you can read on the title, yes, it is about 10 steps korean skincare routine. Sebelumnya, saya pernah membuat artikel tentang 5 tahap skincare yang bisa dicoba bagi pemula. Nah, untuk artikel kali ini merupakan versi upgrade dari artikel sebelumnya. Bagi yang belum paham, yuk saya jelaskan sedikit tentang perawatan wajah 10 tahap ini.

dok. pribadi

Seperti yang terlihat pada bagan di atas, yang membedakan dari model 5 tahap sebelumnya terletak pada ditambahkannya proses double cleansing, exfoliate, sheet mask, essence, dan eye cream dalam 1 rangkaian perawatan. Berikut penjelasannya:

1. Cleansing stage 1 – Makeup Remover + Cleansing Oil

Tahap ini dilakukan pada malam hari sesudah kita usai beraktivitas untuk menghapus makeup/ sisa kotoran di wajah. Bagi yang mengenakan makeup disarankan membersihkan wajah dengan makeup remover plus cleansing oil untuk memastikan tidak ada residu yang tertinggal di pori-pori kulit.

Bagaimana dengan kulit berminyak? Apa tetap harus menggunakan cleansing oil?

Untuk pertanyaan ini, sebelumnya sudah pernah saya ulas juga di artikel Daily Cleansing Routine for Oily Acne Prone Skin. Intinya selama setelah menggunakan cleansing oil kamu bilas dengan sabun wajah, kulit akan aman-aman saja kok. Atau jika memang kurang nyaman menggunakan cleansing oil bisa diganti dengan micellar water.

2. Cleansing stage 2 – Water Based Cleansing

Setelah membersihkan muka, tetap wajib hukumnya untuk mencuci wajah saat mandi. Pada tahap ini, gunakan saja sabun pembersih wajah yang biasa dipakai. Jangan lupa untuk tetap memperhatikan komposisi produk dan hindari sabun yang mengandung bahan SLS, sebab malah membuat kulit wajah menjadi kering dan iritasi.


Baca juga: #WajahmuIstimewa: Dove Deep Pure Oil Control Facial Cleanser First Impression


3. Exfoliate

Di tahap ini sama saja seperti yang telah dibahas dalam artikel 5 tahap skincare. Tinggal pilih saja apa yang menjadi concern kulitmu, misalnya ingin mengangkat komedo, mengurangi bekas jerawat, mengecilkan pori-pori, atau hanya sekadar untuk membersihkan sel kulit mati. Masing-masing tujuan tentunya memiliki metode pembersihan dan produk yang berbeda ya. Biasanya lebih aman untuk melakukan eksfoliasi dengan exfoliating toner yang bahan utamanya mengandung acid, seperti salicylic acid, retinol/ retinoid, alpha arbutin, glycolic acid, dll. Atau bisa juga pada bagian ini menggunakan produk masker bilas/ peel-off yang memiliki fungsi eksfoliasi juga.

4. Toner

Setelah ‘mengupas’ kulit di tahap eksfoliasi, jangan lupa untuk selalu menggunakan hydrating toner agar kulitmu tidak kering dan dehidrasi. Hydrating toner sendiri merupakan produk toner yang mengandung bahan untuk melembabkan kulit juga, misalnya sebagai berikut seperti dilansir dari Wishtrend TV:

  • Glycerin
  • Beta Glucan
  • Hyaluronic Acid
  • Ceramide
  • Jojoba Oil
  • Collagen
  • Elastin
  • Vitamin E
  • Aloe Vera
  • Butylene Glycol

5. Essence β†’ 6. Serum

Ini merupakan bagian inti dari tahap perawatan wajah. Jika dalam aturan 5 tahap, essence atau serum bisa kamu pilih salah satu, di 10 tahap ini justru keduanya harus dipakai. Sebenarnya tidak ada patokan khusus mana yang lebih penting essence atau serum, soalnya ada pula brand yang mengeluarkan kedua jenis produk tersebut. Biasanya tekstur serum lebih encer daripada essence dan untuk urutan pemakaian tergantung kebijakan dari brand tersebut. Bisa serum dulu atau essence yang duluan.

Kenapa dibuat terpisah antara essence dan serum? Serum memiliki kandungan aktif lebih tinggi daripada essence sehingga biasanya dipakai untuk targeted treatment, sedangkan essence dengan tekstur yang sedikit lebih kental dan konsentrasi lebih rendah dibandingkan serum, berfungsi untuk memaksimalkan khasiat serum agar dapat bekerja optimal.

Merasa ribet pakai keduanya? Pilih salah satu juga boleh kalau kamu nggak beli 1 rangkaian produk. Jika sudah beli 1 rangkaian, prosedur pemakaian sebaiknya mengikuti petunjuk dari brand tersebut.


Q: Ada beberapa produsen yang mengeluarkan produk bernama booster dan ampoule, apa bedanya dengan essence dan serum?

A: Booster, bagi produk yang mengeluarkan, dipakai sebelum essence atau serum untuk ‘mempersiapkan’ kulit sebelum menerima produk essence kemudian serum. Sedangkan ampoule, merupakan versi ‘dewa’nya serum karena memiliki bahan aktif paling tinggi. Maka dari itu, harga ampoule biasanya jauh lebih mahal dibanding serum. Biasanya jika sudah mengeluarkan produk ampoule, produsen tidak mengeluarkan produk serum dalam 1 rangkaian yang sama dan sebaliknya.

Q: Jadi jika membeli 1 rangkaian produk brand A dan dia memiliki booster, essence, serum/ampoule, metode 10 tahap bisa berlebih dong?

A: Bisa saja, tapi kembali lagi pada kebutuhan kulit masing-masing. 10 tahapan ini menurut saya bukanlah panduan mati dan bisa kita customized. Misalnya seperti proses eksfoliasi yang memang dianjurkan tidak dilakukan setiap hari, bisa dilewati langsung ke toner, lalu memakai booster β†’ essence β†’ serum/ ampoule, dst.

Sumber: Female Daily | Sociolla Journal


7. Sheet Mask

Orang Korea sana cenderung lebih suka menggunakan kertas masker untuk ‘mengunci’ serum yang sudah dipakai sekaligus melembabkan kulit sebelum memasuki tahap pelembab. Sheet mask yang dipakai pun umumnya yang memiliki fungsi melembabkan, mencerahkan wajah, atau memberi nutrisi kulit.


Tips: Merasa boros jika harus beli banyak produk sheet mask? Ada cara agar lebih hemat kok. Kamu bisa membeli sheet mask kering yang dijual di pasaran dan cairan pelembab secara terpisah. Ketika ingin menggunakan masker, tinggal rendam sheet mask tersebut ke dalam cairan pelembab (misalnya hyaluronic acid atau glycerin atau toner pelembab lainnya) lalu pakaikan ke wajah dan diamkan selama 15-20 menit.

Tidak dianjurkan menggunakan masker bilas/ peel-off di tahap setelah serum ya karena akan menyia-nyiakan produk.


8. Eye cream

Di tahap ini juga bisa kamu lewatkan jika meras belum membutuhkannya. Produk krim mata biasanya digunakan untuk mengurangi keluhan kulit di sekitar area mata, misalnya dark circle, puffy eyes alias mata panda, dan kerutan-kerutan halus.

9. Moisturizer

Bagian paling penting dalam berapapun tahap skincare yang kamu pilih. Meski sedang dalam kondisi malas sekalipun, lebih baik abaikan urutan sebelumnya dan pakai pelembab daripada tidak sama sekali. Sama seperti di bagian toner, perhatikan komposisi produk yang terkandung dalam produk pelembab dan pilihlah produk yang mengandung bahan pelembab seperti yang tersebut di atas.

Adanya pelembab difungsikan untuk ‘menyegel’ segala produk yang sudah dipakai sebelumnya agar tidak ‘menguap’ keluar atau bahasa kerennya trans epidermal water loss.

Jenis tekstur pelembab yang disarankan sesuai jenis kulit:

  • Normal/ kering: menggunakan pelembab bertekstur krim
  • Kombinasi/ berminyak/ sensitif: menggunakan pelembab bertekstur gel.

Q: Ada urutan yang memuat penggunaan emulsion sebelum moisturizer. Apakah harus dipakai juga?

A: Pada beberapa brand ada yang mengeluarkan produk emulsion untuk dipakai sebelum pelembab. Sebenarnya fungsinya hampir mirip, hanya saja emulsion teksturnya lebih cair dibanding pelembab dan direkomendasikan untuk dipakai pada kulit kombinasi/ berminyak/ sensitif.

Q: Setelah memakai emulsion, masih perlukah memakai pelembab?

A: Menurut saya pribadi tetap perlu karena pelembab merupakan kunci utama dari segala rangkaian perawatan wajah. Malah jika emulsion ingin dilewati lebih tidak masalah dibanding melewatkan pelembab. IMHO ya… Intinya kembali pada jenis dan kebutuhan kulit masing-masing.

Sumber: Sociolla Journal


10. Sunscreen

Duet pelembab dan sunscreen memang tidak terpisahkan, terutama di pagi hari. Apalagi jika kamu melakukan eksfoliasi di pagi harinya, wajib hukumnya mengenakan sunscreen agar kulitmu tidak iritasi terbakar matahari.

Untuk kulit berminyak/ kombinasi, dianjurkan memilih jenis sunscreen yang mengandung water-based dan bentuk krim yang lebih ringan.

Kandungan SPF yang disarankan sesuai jenis aktivitas:

  • Indoor: maksimal SPF 35 PA++ atau PA+++
  • Outdoor: maksimal SPF 50 PA+++

Jika banyak beraktifitas di luar, sangat dianjurkan untuk re-apply sunscreen agar kulit tetap terlindungi. Bagaimana jika memakai make-up? Tenang saja, sekarang ini sudah ada brand-brand yang menyediakan sunscreen dalam bentuk bedak atau spray sehingga praktis digunakan tanpa harus merusak make-up.


Baca juga: Kulit pun Butuh Perlindungan: Pentingnya SPF dan PA


Designed by Freepik

Perlukah dilakukan setiap hari?

Mungkin banyak bertanya atau merasa ragu jika harus melakukan 10 tahap perawatan seperti ini setiap hari. Kalau saya pribadi ditanyakan demikian, maka jawaban saya adalah kembali lagi pada kondisi kulit masing-masing. Mungkin ada jenis kulit yang tergolong ‘kebal’ sehingga setiap hari pakai 10 produk pun tidak masalah. Menurut saya sih lebih baik dalam seminggu dilakukan 1-2x saja karena ada proses eksfoliasi yang memang kurang bagus untuk kulit jika dilakukan setiap hari.

Lagipula jika 10 tahap ini dilakukan setiap hari, bukan tidak mungkin lama kelamaan kulit wajah merasa stress akibat banyaknya jumlah produk yang dipakai. Kulit pun perlu ‘bernafas’ secara alami dan meminimalkan rangkaian produk yang digunakan. IMHO, 5 steps skincare is good enough and once or twice a week doing the 10 steps is okay.

Nah, kalau menurut teman-teman bagaimana? Apa ada yang pernah coba skincare 10 tahapn ini juga? Gimana hasilnya? Sharing yuk di kolom komentar.

Advertisements

13 thoughts on “10 Steps Korean Skincare Routine, Perlukah?

  1. Sbnrnya menurut aku emulsion itu lbh cocok untuk kulit kering atau saat kita berada di daerah yang tingkat kelembabannya rendah. Pelembab saja tidak cukup untuk daerah seperti itu. Tapi untuk di Indonesia yang humiditasnya cukup tinggi sepertinya pelembab saja cukup kok. Menurut pengalaman aku sih gitu..

    Like

    1. setuju sis. aku sih juga belum pernah pakai emulsion dan emang katanya emulsion lebih banyak dipakai di negara2 subtropis ya. Aku sendiri kalau pakai emulsion juga plus pelembab bakal lengket banget gak sih? πŸ˜€

      Like

Thank you for reading! Feel free to put your comment below

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s