Illiyoon Probiotic Essence Drop Review

Illiyoon Probiotic Essence Drop

Masih ingat dengan artikel saya tahun lalu tentang toner yang bahan utamanya probiotik? Edisi kali ini, saya juga mau membahas lagi skincare probiotik yang bernama Illiyoon Probiotic Essence Drop.

About Illiyoon Probiotic Essence Drop

Illiyoon Probiotic Essence Drop
Illiyoon Probiotic Essence Drop

Merasa tidak asing dengan namanya? Illiyoon ini merupakan salah satu brand keluaran Amore Pacific yang juga memproduksi Laneige, Hera, Soon+, Innisfree, dll. Bagi teman-teman pemerhati skincare mungkin sudah pernah tahu sebelumnya ada produk Illiyoon juga yang berbahan probiotik dalam bentuk sheet mask. Produk ini lumayan terdengar gaungnya di kalangan pecinta skincare korea seperti saya. Sheet mask tersebut happening karena daya lembabnya yang tokcer banget. Rata-rata yang pernah mencoba bilang bahwa cairan serta tekstur essence-nya itu nyaman banget pas dipakai.

Ketika Illiyoon Probiotic Essence Drop muncul di web Charis, banyak yang menduga produk tersebut merupakan essence masker yang dibotolkan. Dalam artian komposisi essence yang digunakan pada versi botol dan masker adalah sama. Dan dugaan tersebut ternyata memang benar adanya. Saya sendiri nggak coba yang versi maskernya karena masih banyak sheet mask di rumah. Saya justru lebih tertarik mencoba yang versi essence ini.

Apa yang membuat saya tertarik dengan Illiyoon Probiotic Essence Drop ini?

  1. Kandungan Lactobacillus yang merupakan tokoh utama si probiotik ini mampu memperkuat dinding pertahanan kulit alias skin barrier.
  2. Tekstur bahannya yang diklaim menyegarkan tanpa membuat lengket kulit.
  3. Essence ini dapat digunakan ketika kita lagi merasa malas melakukan ritual skincare. Cukup dengan ini saja sudah mampu menghidrasi plus melembabkan kulit, bahkan untuk kulit kering dan sensitif sekalipun (hypoallergenic).
  4. Tak hanya memperkuat skin barrier, essence ini juga dapat melembabkan dan menenangkan kulit berkat kandungan madecassoside dan Yoon complex-nya.
  5. Tidak mengandung 7 jenis bahan berbahaya: animal-derived ingredients, mineral oil, synthetic color, polyacrylamide, imidazolidinyl urea, triethanolamine, dan PEF surfactant.

Lalu, apakah klaim di atas benar adanya? Mari kita kupas lebih detil!

Packaging Illiyoon Probiotic Essence Drop

Illiyoon Probiotic Essence Drop

Seperti yang terlihat pada foto, kemasannya Illiyoon Probiotic Essence Drop ini terbilang unik. Botolnya sih memang terbuat dari plastik dengan tema warna putih susu semi transparan berukuran 200 ml. Pemilihan warna putih membuat kemasan ini terkesan modern, tapi bentuk badan dan label botolnya memberikan sentuhan klasik khas Korea Selatan. Itulah kenapa saya katakan unik karena biasanya bentuk botolnya yang tidak biasa. Kebanyakan botol kemasan skincare untuk essence dan toner lebih ke arah slim lurus minim lekukan, yang lebih kekinian katanya.

Keunikan kedua terdapat pada tutup botolnya, yang menggunakan tipe flip top instead of twist cap. Di bagian dalamnya terdapat syringe, semacam penghambat untuk menahan cairan agar tidak lekas keluar begitu botol dibalik. Dengan adanya syringe ini, kita harus menekan sedikit botolnya untuk mengeluarkan si essence. Kelebihan lainnya, kita jadi bisa mengontrol seberapa banyak cairan yang hendak dikeluarkan. Nice move Illiyoon!

Karena botolnya terbuat dari plastik, sudah pasti aman dibawa bepergian ya guys. Kecuali kalau kamu merasa berat bawa satu botol penuh bisa dipindahkan ke botol kecil khusus untuk travel.

Texture

Illiyoon Probiotic Essence Drop

Tekstur Illiyoon Probiotic Essence Drop ini berupa cairan berwarna putih susu, tidak terlalu encer dan tidak terlalu kental juga. Ada sedikit aroma wangi lembut yang menenangkan juga menurut saya. Pas diaplikasikan ke kulit, essence-nya ini nggak langsung meresap ke kulit dan ada sedikit greasy. Namun, setelah beberapa menit essence-nya ini dapat meresap dan efek greasy-nya mereda.

Ingredients

WATER / AQUA / EAU, SQUALANE, BUTYLENE GLYCOL, GLYCERIN, METHYL TRIMETHICONE, 1,2-HEXANEDIOL, ACRYLATES/C10-30 ALKYL ACRYLATE CROSSPOLYMER, TROMETHAMINE, GLYCERYL CAPRYLATE, DEXTRIN, PANAX GINSENG ROOT WATER, FRAGRANCE / PARFUM, DISODIUM EDTA, MADECASSOSIDE, BUPLEURUM FALCATUM ROOT EXTRACT, ANGELICA ACUTILOBA ROOT EXTRACT, OPHIOPOGON JAPONICUS ROOT EXTRACT, LACTOBACILLUS FERMENT LYSATE (10 ppm)

Sedikit komentar tentang komposisi, bahan Lactobacillus yang menjadi ‘bintang’ pada produk ini ternyata ada di bagian terakhir. Jumlahnya pun hanya 10 ppm. Karena saya bukanlah formulator ataupun kimiawan, saya tidak bisa menghakimi apakah jumlah tersebut dapat dibilang cukup untuk merawat kulit? Mungkin teman-teman pembaca ada yang paham dan bisa membantu menjelaskan?

Kemudian komposisi terbesar justru ada pada Squalane, nomor 2 setelah air. Berdasarkan informasi yang saya dapat dari @kamuskinglow, bahan inilah yang menyebabkan adanya efek greasy setelah pemakaian.

Result

Pada hari kedua pemakaian Illiyoon Probiotic Essence Drop, saya sempat mendapati tumbuhnya jerawat di bagian dahi. Kecurigaan muncul pada produk ini karena sehari sebelumnya saya hanya memakai itu saja, tidak dicampur dengan skincare lain. Akhirnya saya coba stop selama 2-3 hari.

Setelah jerawat mereda, di minggu kedua saya coba lagi dan besoknya kembali seperti muncul bibit jerawat di bagian pinggir hidung. Untungnya jerawat tersebut tidak sampai membesar seperti yang pertama. Namun kali ini saya tidak stop melainkan tetap pakai secara rutin pagi dan malam. Kebetulan memang lagi agak malas skincare routine sekaligus ingin membuktikan apakah benar cukup pakai 1 produk ini saja dapat melembabkan kulit atau tidak.

Lalu di minggu ketiga pemakaian, saya tidak menemukan masalah sama sekali pada kulit sampai tulisan ini ditayangkan. Awalnya saya mengira ada kandungan yang tidak cocok, tapi setelah merasakan hasil pemakaian di minggu ketiga, saya berasumsi bahwa kulit saya mungkin sedang mengalami penyesuaian. Di luar ‘insiden’ jerawat yang tiba-tiba muncul di awal pemakaian, saya mengakui bahwa essence ini memang pas digunakan ketika lagi malas doing the routine. Tanpa perlu pakai produk berlapis-lapis, Illiyoon Probiotic Essence Drop mampu menjaga hidrasi dan kelembaban kulit saya hingga bangun tidur esok harinya.

Rasanya agak kurang afdol ya bicara hidrasi dan kelembaban hanya dari feeling saja. Mohon bantuan doa teman-teman agar di bulan depan saya sudah bisa membeli skin analyzer, supaya bisa memberikan fakta yang lebih meyakinkan.

Lanjut…

Adanya efek berminyak yang sempat disinggung di atas juga saya rasakan. Setelah beberapa jam pemakaian, memang kulit jadi terasa ada sedikit minyak di daerah T, tapi tidak selebay ketika wajah saya masih di kategori oily.

Overall, saya menyukai Illiyoon Probiotic Essence Drop ini dan benar-benar saya pakai ketika lagi malas rutinan. Cocok juga buat kalian yang berkulit kering dan sensitif tapi nggak mau ribet dengan tetek bengek skincare. Bagaimana dengan kulit berminyak? Karena saya merasakan efek berminyaknya nggak lebay gimana banget, menurut saya masih bisa dipakai sih. Dalam website-nya juga ada salah satu testimoni dari orang yang kulitnya berminyak juga dan sensitif tapi merasa nyaman pakai produk ini.

Where to buy

Buat yang tertarik untuk mencoba Illiyoon Probiotic Essence Drop, kalian bisa membeli produk ini seharga Rp 345.000 (sudah diskon) di Charis Shop saya. Klik saja linknya ya!

Melissa Tjia

Author of Mel's Playroom - Mom and Beauty Blogger.

A full time mom and a part time blogger who occasionally escape to blogging as her stress release therapy.

29 Comments

  1. Boleh juga nih dicoba ya, apalagi kulitku juga termasuk yang kering nih. Bisa menghidrasi tanpa harus ada rangkaian skincare lainnya. Kadang emang lagi malas aja pake serangkaian skin care yang berlapis-lapis. Pas nih pake Illiyoon probiotic essence drop ini.

  2. Harganya cukup lumayan yaa, tapi ini cocok sih kalo emang bisa pakai 1 produk aja.
    Penasaran kalo dipake untuk kulit oily apakah akan membuat kulit semakin seperti kilang minyak, atau nggak yaaa

    1. Kalau di kulit berminyak, pakainya tipis-tipis aja. hehehe

  3. Mba, dengan harga Rp 345 ribu ini bisa untuk pemakana berapa lama ya mba ? Menarik juga nih untuk di coba 🙂

    1. Kalau dipakai setiap hari mungkin bisa habis sekitar 6 bulan ya. Soalnya ini pemakaiannya irit banget. Paling 2 kecrot untuk satu muka.

  4. Oh produk Illiyoon Probiotic Essence Drop sebagus ini yaa…
    Praktis dengan formulasi lengkap dalam satu produk.

  5. Illiyon Probiotic aku baru dengar nih mba. Baca review nya berarti sebagus itu kah mba bisa membantu proses menghilangkan jerawat. Kece nih produk…

  6. kemasannya unyul banget dan look travel friendly ya mba, salah satu pertimbangan beli skincare salahs satunya adalah yang punya travel size hehehe

    1. Kalau untuk travel better dipindah ke travel bottle sih biar ga membebani ransum mba hehehe

  7. Aku udah cobain sheet Masknya dan beneran suka banget karena sebagus itu. Dan sekarang penasaran banget sama essence drop-nya ini.

    1. Lembab abis ini sih. Cukup pakai 1 produk ini aja kalo lagi mager skincare hahaha

  8. Aku tau brand ini dari temen karena pernah nyoba shooting gelnya. Dan enak banget pas dipake. Jadi penasaran sama produk lainnya termasuk Illiyoon Probiotic Essence Drop ini, cocok banget sih buat aku yang males skincare-an banyak step. Hehe.

  9. Kemaren aku sempet liat2 di Charis mau belanja apa hehe, ternyata ada produk ini yg menarik yah. Apalagi cocok buat kulit sensitif yah!

    1. Iya! Belanja di toko aku mba hihihi…

  10. Lama gak ngikutin perkembangan skincare ternyata sekarang ada yang baru lagi ya. Kulitku nih berminyak dan sensitif, aman gak ya?

    1. Bisa kok, cuma untuk kulit berminyak pakainya tipis2 aja.

  11. wah selama waktu tiga minggu sudah hempas ya mba oke nih harganya juga mayan yah dan yang baru aku tahu ternyata ada probiotiknya yah

  12. aku lagi nyobain ini mels, udah 2 minggu, melembabkannya lumayan ya tapi agak pliket ya udahnya

    1. Iya ci. Makanya aku seringan pake pas malem atau pagi pas lagi ga dendongan wkwkwk…

  13. Aku juga pernah baca review produk ini dan pada bilang bikin jerawatan kalau dilayer skincare yang berat-berat. Kayaknya kulit oily ku gak bakal suka kalo dilayer skincare berat dan akan lebih cocok dipakai pas lagi malas skincare an.

    1. Yup. Kalau uda pakai ini sebaiknya ga usa dilayer2 lagi karena tujuan produk ini one for all. Kalo dilayer ya jadi membebani kulit.

  14. Kayaknya boleh nih dicoba berhubung aku ini manusia yang malas melakukan rutinitas skincare wkwk. Kulitku cenderung oily tapi semoga cocok deh

  15. Kita kebalikan nih, kalo aku cuma coba versi sheet mask tapi belum coba essence ini. Kalo “isinya” sama aja, aku nggak jadi coba essencenya deh haha.

    1. dan konon banyak yang malah jadinya kurang cocok pake essencenya tok 😀

  16. pnasaran sm skincare yg ada probiotiknya tp khawatir ga cocok ni soalnya lg breakout, thanks reviewnya, fotonya bagus

  17. Wah ada probiotik nya ya, unik banget! ?

  18. Whoaaa thank you mel.. kalo utk kulit oily cocok ga ya kira2 probiotik ini? Menarik soalnya bisa meringkas step routine yaa hehe

    1. Bisa asal dipakenya tipis2 ya kak hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Follow Me!
Ooops! Do not copy and share the link instead. Thanks!
%d bloggers like this: