The Soap Corner Skincare Series: Unpacking + First Impression

Hi semua,

Di bulan ini saya cukup beruntung karena terpilih sebagai SURPRISE TREASURE WINNER periode September 2017 oleh Clozette Indonesia. Dan sebagai hadiahnya, saya dikirimkan paket dari The Soap Corner yang berisi produk skincare mereka. Jika sebelumnya The Soap Corner lebih dikenal dengan produk pembersih kuasnya, The Brush Best Friends, kali ini mereka juga ingin memperkenalkan produk perawatan kulitnya. Nah, apa saja produk yang saya dapatkan dan bagaimana kesan pertama saya saat memakainya? Yuk, lanjut scroll ke bawah >_<

Continue reading “The Soap Corner Skincare Series: Unpacking + First Impression”

Advertisements

8 Rekomendasi Online Shop Skincare Organik

Seiring bertambahnya kesadaran untuk menggunakan produk kecantikan yang aman, peminat produk kecantikan berbahan organik dan natural pun mulai meningkat dan menjadi tren tersendiri. Bagi kamu yang juga ingin mencoba rasanya memakai produk kecantikan berbahan organik alias natural, berikut ini ada 8 rekomendasi online shop yang menjual produk tersebut dengan metode self-manufactured atau home industry.

Apa saja? Simak langsung di IDN Times!

Atasi Kulit Kering dengan Redwin Sorbolene

Hai hai… Happy New Year all! Mel’s Playroom kembali lagi nih ingin berbagi informasi kecantikan sedikit. Kebetulan saya tuh punya kecenderungan kulit yang agak aneh, kalau cuaca lagi super panas, bagian siku tangan saya tuh bisa jadi kering, gatal, dan pecah-pecah. Nggak enak banget deh pokoknya. Sudah pakai body lotion pun paling hanya mengurangi sedikit rasa gatalnya, tapi kulit siku tetap kering dan pecah-pecah.

Continue reading “Atasi Kulit Kering dengan Redwin Sorbolene”

[Review] Mandi Berlimpah Busa dengan Bouncia Body Soap

Hi ladies!
Meet again with me!
Seperti yang sudah tertulis pada judul, saya mau share nih pengalaman mandi dengan Bouncia Body Soap dari Cow Brand. Cow Brand sendiri berasal dari Jepang dan sudah ada selama lebih dari 1 abad lamanya! Wow! Mungkin sudah ada beberapa blogger lain yang sudah ngepost pengalamannya dan sekarang giliran saya hehe…
Kira-kira seminggu yang lalu saya mendapati produk ini dikirim ke rumah saya. Dikemas dengan kotak mika transparan berpita dan ada selembar brosur yang diselipkan (pas mau nulis ini artikel, brosurnya tiba-tiba lenyap entah ke mana T.T). Karena waktu terima kotaknya sudah penyok-penyok jelek gitu, jadi nggak saya foto, langsung saya foto produknya saja.

 

 Produk Bouncia ini hadir dengan isi yang cukup banyak, yakni 550ml. Terdiri dari 2 varian, botol berpompa dan kemasan sachet untuk isi ulang. Label kemasannya juga cantik dengan kombinasi biru dan putih plus gambar busa padatnya, bikin nggak sabar pengen mencoba. Namun, sebelum ke real experience-nya, kita lihat dulu klaim dari produsen:

Sumber: http://www.cow-style.co.id
Bagaimana dengan faktanya?
Saya mencoba sabun ini sudah seminggu lebih dan rasanya memang berbeda dibandingkan sabun mandi cair lainnya atau sabun batangan.
Sabun Bouncia ini bisa dipakai dengan/tanpa shower puff dan tidak meninggalkan sensasi licin setelah dibilas. Seringkali saya, walau sudah memakai shower puff, tetap saja ada efek licin di kulit setelah membilas tubuh ketika menggunakan sabun cair merek lain. Sementara jika tanpa menggunakan puff, cairan sabun susah dibaurkan, lebih boros, dan kurang berbusa.
Berbicara tentang busa, dengan menggunakan puff, sabun ini bisa menghasilkan busa yang sangat berlimpah hanya dengan 1-2 kali pump untuk seluruh tubuh! Itulah kenapa saya bilang mandi berlimpah busa. Saat digosokkan ke tubuh juga agak kesat, sehingga bisa lebih menjamin meluruhkan kotoran di kulit.
Berikut saya berikan contoh busa yang dihasilkan dengan dan tanpa puff.
Cukup 1x pump
Remas-remas puff
Hasil busa dengan puff

 

Hasil busa dengan puff (with flash)
Dua foto terakhir ini saya ambil pas ketika saya sedang mandi dan di tengah-tengah “main busa” saya memanggil adik saya dan minta tolong untuk difoto busa tersebut melalui celah pintu hahaha.. The foam is adorable to me, I haven’t met this kind of foam before! *norak* Dan mungkin juga ini salah satu alasan diberi nama “Bouncia”, busa padatnya jika kita tangkup ke dalam 2 tangan dan diberi gerakan seolah menekan, rasanya seperti “bounce…bounce…” *asal nebak*.
Aroma Bouncia juga sangat lembut, tapi tidak bisa saya bilang ada aroma floral yang kentara. Lebih dominan aroma milky-nya. Dan, setelah kurang lebih seminggu pemakaian, kulit terasa lebih kenyal. Tekstur cairan sabunnya tidak terlalu kental dan tidak terlalu encer juga.

 

Kesimpulan
 
Secara keseluruhan, saya suka dengan produk ini dan untuk meringkasnya, berikut plus-minus dari Bouncia Body Soap:
+ Busanya kaya dan padat
+ Aromanya lembut
+ Tidak meninggalkan efek licin di kulit setelah dibilas
+ Hemat, cukup1-2x pompa untuk seluruh tubuh
+ Bisa dipakai tanpa puff layaknya mandi dengan sabun batangan
+ Mengandung Hyaluronic Acid untuk menjaga kelembaban tubuh
– Botolnya besar, tidak travel friendly
– Hanya ada 1 jenis aroma dan ukuran
– Baru terdapat di Guardian untuk area Jakarta
 
Yang ingin tahu lebih lanjut tentang varian produk dari Cow Brand bisa langsung mengunjungi website resminya di: http://www.cow-style.co.id
Sekian dulu cerita saya hari ini.
See you in the next post!
 photo Signature_zpsdc42d1b3.png

[Review] Vaseline Healthy White Serum SPF 30 dari Yukcoba.in

Hai teman-teman…! Sudah ada yang pernah coba body lotion baru dari Vaseline? Saya waktu itu iseng daftarke yukcoba.in untuk mendapatkan lotion ini untuk saya review dan pucuk dicinta ulam tiba, pas menjelang keberangkatan saya plesiran, body lotion ini sampai ke rumah saya dengan selamat sentausa saudara-saudaraaaa! Jadi, akhirnya saya bawa serta deh ini lotion waktu plesiran, sekalian ngetes kehandalannya…

Memenuhi deadline yang sudah ditentukan, saya pun akhirnya mengirim review ini ke yukcoba.in dan akhirnya sudah dimuat pada tanggal 23 September lalu. Mau tahu bagaimana pengalaman saya memakai serum ini, yuk mampir ke link berikut:

http://yukcoba.in/vaseline-serum-healthy-white-spf-30/

Kalau ada yang sudah pernah juga, monggo di share di kolom komentar yah… Dengan senang hati akan saya balas dan berdiskusi :).

With love,
 photo Signature_zpsdc42d1b3.png

[Info] The "Must Bring Item" on Vacation

It’s time for vacation! Yeaaaahhhhh….!
Sebelum benar-benar libur, saya mau curi start libur duluan. Huahahah… Lusa saya bakal berangkat liburan ke negeri Singa. Yah, nggak jauh-jauh sih, tapi lumayanlah buat refreshing. Tahun kemarin malah nggak ke mana-mana, jadi itung-itung sekarang bakal balas dendam sekaligus lepas kangen sama si negeri rapi nan tertib itu. Yang paling saya kangenin adalah MRT-nya. Bersih, rapi, dan tertib terus bisa ke mana aja. I miss it! Swear!
Berbicara tentang Singapura di bulan Juli kayak gini, yang kebayang di benak saya adalah udara tropis nan lembab di sana. Jadi, saya harus bawa perlengkapan “perang” yang cukup buat mengantisipasi iklim di sana dan sekarang saya mau sharing apa aja yang bakal saya bawa buat mempersenjatai diri dari sengatan matahari. Plus, nggak lupa dong harus tetap dandan! *wink-wink*
Kalau udah ngomong soal liburan atau pergi ke mana yang pake acara nginep, kita sebagai cewek pasti jadi makhluk paling rempong. Walau cuma nginap 1 malam aja, bawaan kita bisa segambreng! Ya, nggak? Nah, saya paling malas tuh ribet-ribet kayak gitu. Biar bawaan tergolong banyak, saya bakal maksimalin bagaimana caranya supaya ringkas dan gak rempong. Sekalian nih saya mau sharing juga.
Kita mulai dari wajah, oke?

Buat wajah, saya membekali diri dengan make-up paling simple. Cukup bawa BB dan CC cream dalam jar plus bedak tabur. BB dan CC cream masing-masing udah mengandung SPF yang cukup buat menangkal sinar matahari. Tadinya saya mau foto langsung sama produk Missha BB dan Etude CC, tapi apa daya, barangnya masih OTW. Di foto itu adalah jar yang saya beli versi sampel tempo dulu dan sekarang udah abis. Jadi, –semoga besok barangnya nyampe– ketika real size-nya udah datang, bakal saya share ke jar-jar itu supaya ringkas, anti ribet, dan irit tempat. Toh, di bandara juga punya kuota batas cairan kan? Jadi keberadaan si jar mungil ini penting banget buat kita yang suka berpergian. Selain itu, kombinasi BB dan CC cream ini adalah pasangan paling tepat dalam mengontrol minyak saya, jadi pasti akan saya bawa! Nanti saya bakal review betapa puasnya saya dengan dua produk ini. Hehe.. FYI, saya pakenya sistem layer alis berlapis. CC cream dulu baru BB cream. Belum pernah pake dengan cara di-blend.
Next, bagian mata. Ini nih yang cukup banyak barangnya. Padahal mata cuma dua yah… Hahaha… Saya bakal bawa eye brow cake powder (WAJIB!) buat alis tersayang yang tipis dan pensil alis buat jaga-jaga kalau perlu touch-up. Terus bawa stiker eyelid hitam biar praktis dan cepat pas dandan. Lalu, eye shadow Revlon 2 pcs, cuma buat variasi aja. Pastinya saya bakal dandan senatural banget tapi nggak polos yah. Males bo jalan-jalan dandan heboh, waktu habis di dandan nanti. Hahaha.. Setelah eye shadow selanjutnya adalah eyeliner (ini juga WAJIB buat saya) dalam bentuk gel dan spidol. Yang spidol bakal saya bawa jalan buat touch-up kalo diperlukan. Lebih praktis. 
Buat pipi, cukup bawa 1 blush-on aja. Hehehe.. Pilih warna peach yang bisa dipakai kapan aja.
Bibir juga jangan sampai ketinggalan diperhatikan. Udara panas bisa mengakibatkan bibir kita kering dan pecah-pecah. Oleh karena itu, saya akan bawa lip spa therapy-nya Oriflame dan lipstick Maybellin biar nggak pucat. Alternatif bisa bawa lip balm atau lip tint.
Kuas juga saya nggak bawa banyak, cukup empat aja buat bedak, pipi, mata. Blend brush menurut saya sudah cukup efektif, sisanya bisa pakai kuas bawaan eye shadow. Saya masukin ke kantong kertas biar bersih juga. Hehe…
Bagi yang punya wajah berminyak kayak saya, barang satu ini juga jangan sampai ketinggalan. Saat liburan, kita pastinya bakal seharian berada di luar ruangan, banyak jalan kaki, dan otomatis bakal berkeringat. Keringat ini bakal bikin minyak keluar dan sebelum tengah hari wajah kita bisa kusam dan kucel. Kertas minyak adalah alat paling praktis buat “menyelamatkan” muka kita dari kekucelan di tengah jalan. So, pastikan ini selalu standby di dalam tas.
Dannnn kesemuanya itu muat dalam 1 pouch ini! Percaya nggak? Percaya aja deh… Beneran kok cuma dalam 1 pouch untuk perkakas make-up, termasuk si kuas-kuas. Di pouch itu masih bisa saya masukin sabun muka travel size lho… Yang botol putih itu tuh… Hihi…
Cusss, selain make-up masih ada beberapa barang tambahan yang juga jangan sampai ketinggalan.
Selain kulit muka, kulit tubuh kita juga perlu dilindungi selama perjalanan. Jadi, sangat dianjurkan sekali membawa body lotion dengan kandungan SPF dan PA yang cukup tinggi. Nah, saya juga mau cerita nih keberuntungan saya menjelang keberangkatan, tepatnya kemarin hari Rabu, pas pulang kantor saya mendapat paket kiriman dari Yukcoba.in. Pucuk dicinta ulam pun tiba. Saya sudah 2-3x apply di sana untuk bisa mereview produk yang ditawarkan dan Vaseline serum ini adalah salah satu barang yang saya mau coba juga. Yukcoba.in membuka kesempatan untuk 4 reviewer dan saya beruntung menjadi salah satu-nya bersama dengan beauty blogger yang sudah cukup dikenal yah, Stephanie Nangoi. Amazingnya adalah produknya tepat datang 3 hari sebelum keberangkatan saya dan variannya adalah Healthy White yang berfungsi buat mencerahkan kulit kita. Kandungan SPF 30 PA++. So WOW! Jadi selama di perjalanan bisa saya pakai sekaligus mendapatkan materi review yang harus disubmit paling lambat tanggal 2 Agustus ke Yukcoba.in. Ah.. I’m so blessed beibehhh…! Nanti saya bakal muat juga di blog ini. Don’t worry! 🙂
Kedua adalah wewangian. ini sih boleh iya boleh nggak, terserah aja. Kalau saya mau bawa supaya lebih fresh aja hehe…
Ketiga, pembersih muka. Yup! Ini juga jangan sampai kelewatan, kalo nggak di akhir liburan bisa-bisa muka kita jerawatan! Nggak mau kan ladies?
Masih ada… TOPI!!! Pastinya saya bakal bawa topi dan payung. Tiada yang tahu kapan bakal hujan kan? Cuma untuk di perjalanan di sana saya prefer pakai topi saja, karena ringkas dan tidak memberatkan, selain itu bisa bergaya juga… Hahaha *centilnya*. Kalau payung, mungkin melihat cuaca di pagi hari, kalau mendung ya bawa deh di tas 😉
Terakhir, produk perawatan wajah sehari-hari yang juga saya share ke dalam travel size bottle. Ergonomis deh dan nggak ngeberatin tas karena aslinya krim muka saya cukup rame, jadi daripada bawa botol gede-gede dan boros tempat, mending dibagi begini. Nggak ada salahnya juga buat ladies yang mau jalan-jalan beli travel bag size buat perlengkapan make-up dan skin care-nya.
Sekian dulu sharing dari saya, semoga bermanfaat buat teman-teman yang akan berlibur juga yah… 
Bon voyage!
With love,
 photo Signature_zpsdc42d1b3.png

[Contest] Kulit pun Butuh Perlindungan: Pentingnya SPF dan PA

Dear beauty ladies,
Berasa nggak sih kalo akhir-akhir ini tuh matahari makin ganas dan cuaca makin labil? Alias sebentar panasss bangetttt, sebentar kemudian hujan turun dengan derasnya. Atau sebentar lagi memasuki bulan kemarau, bakal jadi super panas dan menyengat… yang pastinya menyakiti kulit kita, apalagi kalau kulit kita nggak dilindungi apa-apa. Wah! Bisa bahaya banget lho! Ditambah lapisan ozon yang kian menipis, membuat sinar UV baik A maupun B semakin leluasa meradiasi kulit kita. Akibatnya kulit kita menjadi kemerahan dan menjadi hitam, plus flek-flek berpotensi menghiasi wajah kita. Parahnya, kalau kulit kita dibiarkan ‘telanjang’ terkena matahari bisa terancam kanker kulit. Oh no…!

Ugh.. nggak mau sampe kayak gitu kan ladies? 

Mendapati fakta lingkungan yang seperti itu, maka sekarang ini banyak perusahaan kosmetik menyertakan perlindungan untuk kulit dari radiasi sinar UV yang kita kenal dengan nama SPF (Sun Protection Factor) dan PA (Protection Grade of UV A) pada produknya, diluar lotion atau spray yang khusus dinamakan sunblock/ sunscreen. Nah, apa sih SPF dan PA itu? Apa beda dan manfaatnya buat kulit kita?
SPF sebenarnya adalah rumusan formula untuk mengukur seberapa lama sebuah produk ber-SPF dapat melindungi kulit dari radiasi sinar UV B setelah diaplikasikan pada kulit. Namun, rumusan yang ditemukan oleh Frans Greiter pada tahun 1962 ini masih diperdebatkan keakuratannya. Rumusannya agak rumit kalau dibahas di sini, bagi yang ingin tahu lebih lanjut, bisa membuka situs Wikipedia. Maka dari itu, kita selalu melihat bahwa label SPF selalu disertai angka seperti 15, 25, 30, 45. Angka tersebut bukan menunjukkan seberapa lama durasi kandungan SPF tersebut bisa melindungi kulit dari paparan sinar matahari, tapi untuk  mengukur takaran daya tahan perlindungan SPF terhadap kulit setelah dikalikan nilai konstannya. Apa itu nilai konstan? Nilai konstan adalah lama waktu seseorang mengalami kemerahan setelah terpapar sinar matahari.
Bingung? Saya juga waktu meriset apa sih SPF ini.
Simplenya, mengutip dari blog BumpingBonkers.co.nr:

Rata-rata tanpa mengenakan SPF, seseorang mengalami kemerahan kulit karena terbakar matahari adalah 15 menit setelah mereka berada di luar ruangan. Jadi, apabila menggunakan SPF 15, maka nilai SPF itu dikalikan dengan 15 menit sama dengan 225 menit. Jadi, dengan memakai produk yang mengandung SPF 15 maka kulit kita akan terlindungi selama 225 menit atau sekitar 3 jam lebih.  

Nah, masalahnya daya tahan kulit  tiap orang terhadap sinar matahari kan berbeda, gimana dong cara ngukur SPF yang tepat? Masa harus dites dulu dengan “membakar” diri di bawah teriknya matahari? Ya nggak gitu juga sih. Untuk mengukurnya, berdasarkan perhitungan di atas, bisa kita tarik kesimpulan. Untuk mereka yang aktivitasnya lebih banyak di dalam ruangan, SPF 15-25 sudah cukup melindungi kulit secara optimal, sedangkan bagi yang lebih banyak beraktivitas di luar ruangan bisa memilih produk dengan kandungan SPF yang lebih tinggi. Karena pengukuran SPF ini sifatnya relatif, tidak bisa dihitung secara eksakta, bergantung pada:

  • Jenis kulit masing-masing orang
  • Jumlah penggunaan produk SPF yang diaplikasikan pada kulit dan penggunaan berulangnya
  • Jenis aktivitas yang banyak dilakukan oleh seseorang
  • Daya serap kulit terhadap SPF tersebut
Amannya, setelah menggunakan produk ber-SPF sebaiknya menunggu 10-20 menit sebelum keluar rumah dan beraktivitas supaya SPF bisa menyerap lebih baik ke dalam kulit. Besarnya angka SPF juga menunjukkan seberapa besar kemampuannya menangkal sinar UV B. Semakin tinggi nilai SPF-nya tentu menangkal lebih banyak. SPF 10-15% sudah mampu menangkal > 90% sinar UV B. Nilai SPF maksimal adalah “50+” dan mampu menangkal maksimal 98-99% sinar UV B.
Selain UV B, masih ada UV A yang patut kita waspadai. UV A tidak menyebabkan kemerahan atau nyeri karena sengatan matahari seperti UV B, tapi lebih berpengaruh pada pigmen kulit. UV A inilah yang menyebabkan kulit menghitam atau muncul flek. Karena itulah ada perlindungan dengan nama PA. 
PA yang fungsinya melindungi kulit dari radiasi UV A ini menggunakan sistem pengukuran yang disebut dengan PPD (Persistent Pigment Darkening). PPD ini mengukur reaksi penggelapan kulit setelah terkena sinar UV A dalam hitungan jam. Berapa lama pigmen kulit menggelap setelah kulit terpapar sinar matahari. Mirip dengan sistem pengukuran SPF. Dan untuk mengetahui kekuatan PA, yang disimbolkan dengan lambang (+), untuk melindungi kulit supaya nggak hitam, begini keterangannya:

  • PA+ = PPD 2-4
  • PA++ = PPD 4-8
  • PA+++ = PPD >8
Maksud angka-angka di atas adalah tingkat perlindungan terhadap UV A. Jadi apabila produk kosmetik mengandung PA+ berarti mampu menghambat penggelapan kulit sebanyak 2-4 jam lebih lama dari paparan sinar UV A dibanding tanpa memakai proteksi apapun. Nilai (+) yang lebih banyak berarti mampu menghambat lebih lama. Namun, lagi-lagi disesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas.

Walaupun kita (ya termasuk saya) lebih banyak beraktivitas di dalam ruangan, alias kantoran, bukan berarti kita nggak butuh perlindungan juga lho. Dalam aktivitas sehari itu pasti ada kalanya kulit kita terpapar sinar matahari yang menyengat, misal saat berangkat ke kantor, jam makan siang apabila di luar gedung, atau duduk di posisi dimana matahari menyorot melalui kaca jendela. Nah, jenis perlindungan yang dibutuhkan bisa berupa body lotion dengan kandungan SPF dan PA yang lebih ringan. Misalnya dengan menggunakan produk Marina UV White Extra SPF 15

Bagaimana Marina melindungi kulit kita sehari-hari?
Produk hand & body lotion ini sudah mengandung komposisi yang sangat cukup untuk melindungi kulit kita, terutama yang banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan. Apa saja komposisinya?

  • SPF 15-nya sudah optimal melindungi kulit dari 94% sinar UV B.
  • PA+ untuk menghambat penggelapan kulit akibat paparan sinar UV A.
  • Yoghurt yang mengandung Biowhitening Complex dan vitamin B3 bermanfaat untuk mencerahkan warna kulit
Body lotion ini bisa kita pakai sebelum menjejakkan kaki kita keluar rumah dan menyambut sinar matahari. Seperti yang sudah disinggung di atas, sebaiknya mengenakan pelindung kulit 10-20 menit sebelum beraktivitas, supaya bisa lebih menyerap ke dalam kulit dan manfaatnya bekerja optimal.

So, jangan lupa untuk tetap menjaga dan merawat kesehatan kulit kita sehari-hari ya ladies.Tidak hanya memedulikan kulit wajah, kulit tubuh pun butuh perhatian sama besarnya. Kulit yang sehat dan terawat akan membantu diri kita terlihat lebih menarik. Jika kita tidak peduli dengan diri sendiri, siapa lagi yang akan peduli? We need to love and respect ourselves first, so others will do the same to us. 


Selain memberi perlindungan kulit, Marina juga lagi bagi-bagi hadiah lho. Marina sedang mengadakan kompetisi blog dan pemenangnya bakal mendapat hadiah yang super duper menarik! Untuk info lebih lanjut bisa mengklik banner yang ada di kolom sebelah kanan atas atau mengunjungi situs Sahabat Marina. Kompetisi ini diadakan sampai dengan tanggal 31 Mei 2013. Ayo ikutan!

Notes:

Saya mau mengucapkan terima kasih banget sama Marina yang sudah mengadakan lomba blog ini, karena untuk bahan tulisan saya jadi melakukan riset sederhana dan bisa tahu lebih banyak serta berbagi dari pengetahuan yang saya dapat. Di luar menang/tidaknya, saya mendapatkan pengetahuan yang berharga ^^.
With love,

 photo Signature_zpsdc42d1b3.png

Disadur dari: Wikipedia | Belantara Indonesia | Nutrisi dari alam
Sumber gambar: Optik Melawai | Sahabat Marina