Beauty Event Mom Blogger Gathering Skincare

Wahai Wanita, Tunjukkan Kekuatan Kita Pada Dunia

Kira-kira demikian bunyi kampanye yang tengah dilancarkan oleh Lactacyd, produk pembersih daerah kewanitaan keluaran PT Sanofi Indonesia.


Tanggal 30 Maret 2019 lalu, bertempat di lapangan parkir Carrefour Lebak Bulus, Lactacyd menyelenggarakan sebuah acara bertemakan SHARE YOUR POWER, acara yang dikhususkan untuk wanita, bahwa kita mampu dan berdaya untuk membantu sesama wanita yang mungkin masih banyak termarjinalkan.

Tujuan dari kampanye ini adalah, di zaman serba teknologi kini, kita para wanita modern pastinya sudah lebih mudah mengakses media digital. Tidak ada salahnya bila kita bisa berbagi pengalaman yang pernah dihadapi dan membagikannya melalui media sosial atau blog atau media digital lainnya, agar dapat membantu menginspirasi serta memberi kekuatan semangat bagi wanita lain di luar sana yang mungkin tengah menghadapi persoalan serupa.

Acara ini berlangsung sejak pagi hari dengan agenda Zumba dan Yoga bersama. Lalu dilanjutkan dengan agenda talkshow yang mengundang narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), pendiri Kapal Perempuan, dan tentunya dari pihak brand Lactacyd sendiri.

Sebelum dimulai talkshow tentu saja ada hiburan berupa lagu-lagu yang dinyanyikan oleh para band indie. Sambil menikmati lagu, pengunjung dapat berkeliling dan menikmati 3 booth hiburan yang disediakan penyelenggara, yakni: decoupage, nail art, dan henna. Syaratnya mudah, cukup membeli 1 produk Lactacyd, pembeli dipersilahkan memutar roda keberuntungan yang hadiahnya berisi 3 booth tadi.

Di bagian decoupage, pengunjung dapat menghias sandal selop anyam dengan bahan yang telah disediakan sesuai kreatifitas masing-masing. Kemudian, pada booth nail art dan henma, ya sesuai namanya, pengunjung dapat menghias kuku atau menggambar henna di tangan masing-masing. Sudah ada terapis yang standby kok, bukan kita gambar sendiri. Hehehe…
Tepat pukul 10.00, dimulailah sesi talk show yang dibuka oleh Ibu Adisti Nirmala, Head of Marketing Sanofi, dan Ibu Rohika Kurniadi Sari, Asisten Deputy Pemenuhan Hak Anak, Deputy Tumbuh Kembang Anak, KPPPA.


Dalam pidatonya, Ibu Rohika menyampaikan satu pesan penting kepada perempuan Indonesia, bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun bangsa. Kenapa? Sebab di tangan perempuanlah seorang anak generasi penerus bangsa diasuh dan dididik. Jika sebagai ibu dia tidak merasa berdaya, teraniaya, bagaimana dia dapat membesarkan anak dengan penuh kekuatan dan percaya diri? Jika seorang wanita sudah bisa menjadi kuat, mandiri, percaya diri, berpikiran maju, niscaya kelak anak-anak yang akan menjadi pemimpin bangsa dapat memajukan negara ke depannya.

Setelah sesi sambutan, talk show dilanjutkan dengan narasumber Ibu Misiyah, pendiri sekaligus direktur Institut Kapal Perempuan. Baru dengar namanya? Saya juga. Ternyata Kapal Perempuan ini merupakan sebuah organisasi sosial yang ditujukan untuk membantu merehabilitasi wanita-wanita yang menjadi korban KDRT dan memberi perhatian khusus kepada kelompok minoritas, terutama yang termarjinalkan di pelosok daerah Indonesia. Nama Kapal sendiri diambil karena Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar dan untuk dapat menghubungkan antar pulau, kapal merupakan moda angkutan yang lazim digunakan dengan daya angkut yang besar. Kapal Perempuan memiliki untuk dapat merangkul seluruh kaum wanita di Indonesia hingga pelosok terpencil dan turut berkontribusi menciptakan perubahan dalam komunitasnya.


Melalui organisasinya, Ibu Misiyah ingin membantu para wanita yang menjadi korban agar dapat kembali bangkit, semangat, melakukan perubahan dari dalam diri, dimulai dengan mengubah cara pandang dan pola pikir mereka terhadap dunia, lalu menumbuhkan empati dan rasa ingin membantu kepada mereka yang tertimpa masalah.

Salah satu bentuk program yang dibidani oleh Kapal Perempuan adalah Sekolah Perempuan, sebuah wadah belajar untuk membantu wanita yang selama ini memiliki kesulitan dalam mengakses pendidikan kritis. Saat ini Sekolah Perempuan sudah digalakkan di 6 propinsi dan melahirkan 5.200 leader perempuan yang sudah mampu membuat perubahan di desanya hingga mampu mendorong terciptanya kebijakan-kebijakan sampai tingkat kabupaten.

Seiring sejalan dengan jargon kampanye, Lactacyd juga ingin turut membantu memperkuat wanita Indonesia. Caranya dimulai dengan rajin merawat diri termasuk daerah kewanitaan agar lebih percaya diri, setidaknya dalam lingkungan keluarga.

Tidak dipungkiri, seiring bertambahnya usia, wanita pun kerap menemukan adanya masalah kewanitaan, mulai dari hal ringan seperti keputihan hingga mungkin yang lebih berat sehingga bisa mengganggu rasa percaya diri wanita di depan suaminya. Oleh karena itu penting sekali merawat dan menjaga kebersihan daerah V sejak dini mungkin, bila perlu sejak masa ABG ketika sudah menstruasi. Hal ini ditegaskan oleh dr. Riana Nirmala Wijaya, Medical Expert PT Sanofi, yang turut hadir bersama Bpk. Jehezkiel Martua, Brand Manager Lactacyd PT Sanofi, sebagai narasumber kedua di sesi talk show. Para ibu yang memiliki anak gadis pun juga harus ikut memberitahukan dan mengajarkan supaya mereka aware akan kesehatan dan kebersihan diri.

Fakta seputar daerah kewanitaan

dr. Riana juga memaparkan beberapa fakta menarik terkait daerah kewanitaan.

  1. Sebanyak 2 dari 5 wanita mengalami masalah di area kewanitaannya, termasuk seperti keputihan.
  2. Hanya 1 dari 4 wanita yang benar-benar menggunakan pembersih khusus area kewanitaan.
  3. Area kewanitaan merupakan area yang sensitif sehingga tidak bisa dibersihkan sembarangan, apalagi dengan sabun mandi biasa yang pH-nya jelas berbeda dengan pH (kadar keasaman) bagian intim.
  4. pH kulit berada di kisaran 5-6, sedangkan pH area kewanitaan lebih asam, berada di level 3.5-4.5. Kalau kita membasuh area kewanitaan dengan sabun mandi malah dapat menimbulkan iritasi.
  5. Di dalam area kewanitaan sendiri ternyata sudah memiliki bakteri baik (lactobacillus) yang membantu mengamankan area kita dari bakteri jahat dan bakteri tersebut hanya bisa hidup di tingkat keasaman yang tinggi. Kurangnya bakteri baik menjadi salah satu faktor pemicu keputihan yang tidak normal, gatal-gatal, kemerahan, hingga infeksi.

Tips menjaga kebersihan daerah kewanitaan

Bagaimana sih menjaga area intim kita agar tetap bersih dan sehat versi dr. Riana?

  1. Basuh area kewanitaan setiap hari 2x sehari.
  2. Gunakan pembersih khusus daerah kewanitaan karena sesuai dengan pH alami sehingga bersifat hypoallergenic. Perhatikan juga ingredient produknya, pilih yang mengandung bahan alami, low irritant, dan mengandung pelembab.
  3. Ganti pakaian dalam secara rutin dengan yang bersih, berbahan lembut dan adem atau gunakan pantyliner namun harus sering diganti.
  4. Pola basuh yang benar adalah dari arah depan ke belakang, bukan sebaliknya.

Lactacyd mengandung bahan yang aman, hypoallerenic, formula lembut dan ringan, terbuat dari ekstrak susu serta bebas dari pewangi buatan, juga pastinya sesuai dengan kadar pH alami miss V. Oleh karenanya, produk Lactacyd aman digunakan setiap hari sebagai bagian dari rutinitas mandi.
Untuk memenuhi kebutuhan konsumen, Lactacyd memiliki 2 varian produk: protecting dengan ekstrak susu atau herbal dengan ekstrak daun sirih. Hadirnya Lactacyd herbal didasari oleh khasiat daun sirih itu sendiri yang sudah dipercaya sejak zaman nenek moyang mengandung bahan anti bakterial.

Usai sesi talkshow, acara dilanjutkan dengan pertunjukan musik panci yang dibawakan oleh para wanita yang tergabung dalam Sekolah Perempuan. Sesudahnya ada seremoni pemberian donasi sebesar Rp 50 juta rupiah dari PT Sanofi Indonesia kepada Kapal Perempuan agar dapat semakin jauh melabuhkan kapalnya membantu perempuan Indonesia.


Go perempuan Indonesia! Share your power and see you in the next post! πŸ’‹

Melissa Tjia

Author of Mel's Playroom - Mom and Beauty Blogger.

A full time mom and a part time blogger who occasionally escape to blogging as her stress release therapy.

You may also like...

22 Comments

  1. Maulidya Balqis Rulinsha says:

    wah bagus banget acaranya kayak gini, informatif bgtt

  2. Khairun Nisa says:

    Acaranya edukatif banget, selain seru kita dapat ilmu juga yaa ciwi ciwi, apalagi bagian area kewanitaan kudu di jaga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *